Home » » Apakah Bayi Baru Lahir dari Ibu Terkonfirmasi Covid Resiko Tertular Lebih Besar ?

Apakah Bayi Baru Lahir dari Ibu Terkonfirmasi Covid Resiko Tertular Lebih Besar ?

Assalamualaikum wr. wb.

Seiring bertambahnya bayi baru lahir yang terpapar virus corona, ibu hamil pastinya cenderung lebih khawatir akan tertular virus corona dan menularkanya kepada bayi yang ia kandung. Dilansir beberapa artikel yang pernah admin baca https://www.dettol.co.id para peneliti dengan skala kecil telah meneliti 9 perempuan hamil yang terpapar virus covid-19 dan ketika bayi itu lahir, para peneliti tidak menemukan virus dalam cairan ketuban mereka, tidak menemukan didalam rahim, atau didalam darah tali pusat. Setelah lahir bayi negatif virus covid-19 melalui swab test.

Bahkan para peneliti tidak menemukan virus didalam ASI. Walau demikian ini masih didalami oleh para peneliti. Namun untuk saat ini, kita bisa tarik kesimpulan bahwa, Virus Covid-19 tidak ditularkan melalui kehamilan, seperti AIDS, HIV, dll. 

Covid-19 hingga saat ini diketahui hanya menular melalui droplet transmission (tetesan kecil cairan dari pernafasan), bisa di sederhanakan ketika kita bersin, maka akan mengeluarkan droplet transmission yang sangat banyak, dari situlah penularan virus Covid-19.

Virus Covid-19

Itulah mengapa kita diwajibkan untuk menggunakan masker. Sebenarnya masker tidak menjaga 100% dari penularan Covid-19, tetapi sebagai langkah pencegahan awal dari penularan tersebut, diharapkan akan meminimalisir cepatnya penyebaran covid-19. Ditambah lagi kini virus Covid-19 telah bermutasi dan muncul jenis baru, yang penyebaranya lebih cepat dari Covid-19.

Langkah-langkah pencegahan penularan Covid-19 terhadap bayi

1. Cuci tangan sebelum menyentuh bayi, pompa ASI atau botol susu.

2. Hindari batuk atau bersin ketika menyususi.

3. Jika ada kenakan masker saat menyusui.

Kenapa demikian ?

Karena ada kasus dimana satu bayi baru lahir terpapar virus Covid-19 setelah dilahirkan dari ibu yang terpapar virus corona. 
Para peniliti masih terus mendalami kasus tersebut, karena belum jelas, apakah infeksi ini ditularkan sebelum kelahiran atau sesudahnya.

Studi lain juga telah dilakukan kepada 3 perempuan hamil yang terpapar Virus Covid-19, dan tidak menemukan virus didalam plasentanya.

Mungkin nanti para pakar akan menemukan jawaban yang pasti dari berbagai penelitian kedepanya, karena penelitian tersebut telah dilakukan tahun lalu 2020. 

Memang banyak berita, atau artikel tentang resiko virus corona pada saat kehamilan, banyak dari mereka mempertanyakan apakah ibu hamil memiliki resiko terkena virus, dan dampaknya bagaimana, kemudian amankah menyusui bayi dari ibu yang terinfeksi.

Dari pertanyaan itulah banyak dilakukan penelitian untuk menjawab ke khawatiran para ibu hamil yang terinfeksi virus corona. Dan untuk mencegah bayi baru lahir terpapar virus Covid-19. 
Semoga artikel ini bermanfaat, dan sampai jumpa dilain postingan.

© If you want to copy Article, please provide the source

0 comments:

Post a comment

Silahkan berkomentar jika sempat, klik notify me/beritahu saya, agar ketika saya balas, ada pemberitahuan.
• Baru Mei 2015.
- No URL Promosi (except Open ID)
- No Live Link
- No Sara
- No Spamming

Posting Terbaru