Home » » Cara Buat Tes Pauli/Kraepelin Otomatis Word

Cara Buat Tes Pauli/Kraepelin Otomatis Word

Tes Pauli/Kraepelin adalah tes Favorit perusahaan untuk mengetes pencari kerja, tes ini memang populer, karena penguji dapat mengetahui karakter dari si pencari kerja, mulai dari ketelitian, konsentrasi, dan terutama takanan.

Jika kalian yang sudah biasa mengalami tes ini mungkin biasa saja, tetapi untuk orang yang pertama kali menemukan tes ini, mungkin susah juga.

Apalagi seperti saya yang suka panikan, hehe

Begitu ada instruksi Pindah atau garis konsentrasi auto buyar beberapa saat.

Nah, jika karakter anda sama seperti saya, lakukan beberapa strategi, salah satunya adalah berlatih sebelum melakukan tes.

Hasilnya kelak kembalikan kepada rezeki dan milik.

Yang terpenting kita sudah berusaha semaksimal mungkin.

Langsung saja ketopik utama, bagaimana membuat tes pauli Kraepelin otomatis via Microsoft Word dengan PsikoNumGenerator Code.

Pertama masuk Microsoft Word entah Office versi berapapun Work!!!

1. Setelah membuka jendela baru, klik Alt+F11

Tes pauli/Kraepelin
Klik Insert=>Module

2. Copy dan paste script PsikoNum Generator lihat kotak dibawah;
Sub PsikoNumGenerator()

Randomize Timer

theEnd = InputBox("Jumlah angka yang akan dibuat", "Jumlah Angka")

If Not IsNumeric(theEnd) Then Exit Sub

If Int(theEnd) = 0 Then Exit Sub

For i = 1 To theEnd

theText = theText & vbTab & Int(Rnd(i) * 10)

Next

Selection.TypeText Text:=theText

End Sub

3. Klik Tools dan Run check this Pic...

Tes Pauli/Kraepelin
Setelah Klik Run Anda akan menuju Pop Up Window untuk memsukan jumlah Angka "Contoh, ketik saja 500000"

Close Jendela Alt+F11 kembali ke jendela Microsoft Word awal.

4. Selesai. Cetak deh hasilnya.

Tes Pauli/Kraepelin

Silahkan anda latihan sebanyak-banyaknya pada lembaran yang sudah di Print, diharapkan, dapat memudahkan anda setelahnya, menguji mental, dan menguras konsentrasi, sehingga ketika tes pada waktunya, anda sudah dapat menguasai mental, konsentrasi dan irama dalam menghitung tes pauli/kraepelin ini.

Oh iya, saya hanya mau mengingatkan saja hal terpenting dalam psikotes sebenarnya tidak ada lulus atau tidak lulus, inti dari psikotes adalah untuk mengetahui kepribadian seseorang, sehingga, pada dasarnya ketika kita tidak lanjut setelah tes psikotes, artinya kepribadian kita belum cocok untuk posisi atau jabatan lowongan pekerjaan, sehingga kandidat tidak dilanjutkan.

Anda harus tahu potensi-potensi yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan karakter yang berbeda-beda sehingga kandidat tercocok kepribadianya lah yang dilanjutkan, sebagai contoh "seseorang dengan tinggi badan 180cm, stamina Ok, Fisik Ok, belari Ok, maka akan berpotensi sekali untuk olahragawan basket" ketika kita mengisi lowongan atlit catur tentu saja karakternya berbeda dari potensi yang dimiliki.

Tetapi akuratkah psikotes itu ?

Seperti yang saya ungkapkan diawal, kita harus bijak dalam menyikapi psikotes, lantaran, psikotes hanya memberikan 1/3 kepribadian seseorang, karena hanya menggali Potensi, tentu realisasinya yang bernama potensi ini bisa iya bisa tidak.

Contoh "potensi seorang pebasket tadi, dengan tinggi 180cm dll, ketika faktanya di cempulungin ditengah lapang, belum tentu dia akan bisa bermain basket" tetapi potensinya ada. Seperti itulah fungsi psikotes.

Sehingga, untuk negara maju seperti jepang, atau amerika saja, psikotes tidak populer seperti di indonesia saudara, menurut hemat penulis psikotes akan akurat kepada mereka-mereka yang fresh graduate, dan untuk yang berpengalaman tentu lebih akurat history ketika dia bekerja. That's it's why?
Ketika ada rekan atau siapapun nilai psikotesnya mumpuni ternyata dia NATO (No Action Talk Only).

Sehingga menurut saya kita harus bijak dalam menanggapi psikotes besarkan hati anda ketika anda tidak dilanjutkan setelah psikotes, karena kepribadian anda belum tentu sepenuhnya tidak disarankan, lantaran psikotes hanya mengantongi 1/3 kepribadian anda, sisanya adalah pengalaman, dan interview.

Nah untuk itu apabila anda menemukan perusahaan yang menilai anda dari 3 aspek, Psikotes, Interview, dan pengalaman.Maka semakin akuratlah sudah kepribadin kandidat calon pekerja.
Semangat pantang mundur, no galau no gundah, many way to success.
Semoga membantu, see you next time for next post.

© If you want to copy Article, please provide the source

0 comments:

Post a comment

Silahkan berkomentar jika sempat, klik notify me/beritahu saya, agar ketika saya balas, ada pemberitahuan.
• Baru Mei 2015.
- No URL Promosi (except Open ID)
- No Live Link
- No Sara
- No Spamming

Posting Terbaru