Home » » Review Viralnya Sexy Killer April 2019 Watchdoc

Review Viralnya Sexy Killer April 2019 Watchdoc

Pada bulan april ini kontestasi politik memuncak, karena pemilu 2019 jatuh pada bulan April tanggal 17, ternyata sebelum pemilihan umum oleh rakyat, sebuah film dokumenter viral di youtube dengan durasi 1.28.56 (satu jam dua puluh delapan lima puluh enam detik) dan hingga 19 April 2019 sudah tercatat 16jt kali ditonton. Dengan judul Sexy Killer.

Sexy Killer
Sumber Thumbnail : YouTube Chanel https://m.youtube.com/channel/UCEfBiFTaxLT5Kxe-m6JS5iw
Sebelum saya panjang lebar membahas mengenai full movienya, saya tekan kan kembali, blog yang saya posting tidak ada unsur pada pemerintahan, atau berbau politik, pure atau murni saya hanya akan meriview dan beropini terhadap subject yang di publikasikan kepada media melalui YouTube tersebut.

Apabila pandangan ataupun opini yang kemudian dihasilkan melalui tulisan dalam postingan, menyudutkan seseorang, kami tidak atau tanpa mengurangi rasa hormat, kepada orang yang tersudutkan, mohon maaf yang sebesar-besarnya, tetapi kami maksimalkan opini dan pandangan dalam tulisan, menyalurkan tulisan yang tidak menyudutkan siapapun, merugikan siapapun, dan menghasilkan tulisan yang bermanfaat.

Sebelum masuk pembahasan utama, saya agak serem-serem sedap sebetulnya meriview hal-hal yang memang sedikit tabu untuk diberbincangkan, kenapa ?, karena sebetulnya hal-hal berbau politik bukan fashion saya, namun, dengan melihat antusiasnya masyarakat menonton movie tersebut, menghasilkan ide dalam otak saya untuk menulis sesuatu, inspirasi didalam otak membuat saya tidak bisa tidur dan ingin merealisasikan tulisan.

Baik, bagi yang sudah mentonton simak riview pribadi saya dan pandangan saya mengenai movie tersebut, adapun perbedaan pandangan jangan jadikan hal tersebut permasalahan serius, karena sejatinya opini seseorang dapat di perdebatkan dan dilindungi oleh undang-undang, dengan ketentuan yang berlaku, selama kita mematuhi perundangan yang berlaku, maka kitapun terlindungi hak-haknya. Yang terpenting adalah perbedaan harus kita terima dengan lapang dada, dan persamaan harus selalu kita kedepankan, guna hubungan harmonis terjalin selalu, #SalamPersatuan.

Langsung saja saya riview movienya check it out;
Dilihat dari judulnya "Sexy Killer", sebelum menonton saya meraba-raba (menerka) apa sebetulnya isi konten yang berjudul demikian, pada mulanya saya kira genre movie tersebut layaknya life action seperti the raid, fast furious, dll.

Tulisan judul "Sexy Killer" berarti pembunuh seksi, ternyata makna lain dari arti Sexy Killer dalam movie sangat ngena banget, menurut pandangan saya, pembuat memaknai bahwa pembunuh sexy bisa jadi pembunuh yang bukan membunuh, tetapi membunuh, ah, ya seperti itulah.

Kenapa demikian ?

Bukan tanpa alasan saya membuat statement, karena memang isinya adalah... Eits sebelum itu, saya riview dulu dari awal movie.

Genre dalam movie adalah dokumenter seseorang, yang berlokasi di daerah kalimantan, pada mulanya ditampilkan dua sejoli yang mengunakan listrik, dan berikut penjelasan rincian daya listrik yang digunakan, intinya sih epic banget.

Kemudian berlanjut, kesebuah pertanyaan, kurang lebih seperti "kita tahu adegan yang akan terjadi selanjutnya, namun apakah kita tahu dari mana listrik itu dihasilkan?".

Setelah pertanyaan tersebut muncul, lokasi berlanjut dengan vlog dokumenter di daerah kalimantan tempat penambangan batu bara, ekspedisi ini diperkuat dengan banyaknya warga lokal yang ditampilkan, keluhan warga lokal yang ditampilkan, kemudian sekuel-sekuel video pendek pejabat penting pemerintahan, hingga video pendek debat terakhir capres 2019.

Intinya isi yang ada dalam movie tersebut menceritakan mengenai pencemaran lingkungan hasil dari penambangan batu bara yang mana ijin tersebut dipertanyakan, dan dipertanggungjawabkan kepada kementrian lingkungan.

Kesimpulanya sampai durasi ini, secara keseluruhan data yang ditampilkan fakta dan realita yang ada.

Yang menjadi hangat diperbincangkan adalah data yang ditampikan dalam movie Sexy Killer di penghujung waktu, menampilkan data-data mencengangkan, seperti ;
Perusahaan perusahaan Batu Bara tersebut dimiliki oleh elit politik, bahkan oleh perusahaan milik Bapak Presiden Republik Indonesia ke 7, Bapak Jokowi (PT.Rakabu Sejahtera), yang di komisarisi oleh Kaesang Pangarep. Tidak hanya itu bahkan beberapa dari kubu capres Prabowo Subianto pun masuk dalam daftar movie tersebut.

Pertanyaanya ?
- Benarkah data yang ditampilkan Movie "Sexy Killer"?
- Apa motif publikasi movie tersebut mendekati hari H pemilu?
- Efek sebelum pilpres dan paska pilpres

Menurut pandangan saya yang kemudian menghasilkan opini begini.
- Benarkah data yang ditampikan ?
Jawab versi sendiri : menurut saya hingga durasi menit ke 1.05.00 data yang ditampilkan 80% benar dan fakta. Kemudian pada durasi ke 1.06.00 yang menampilkan bagan perusahaan-perusahaan batu bara, kemudian masuknya daftar elit politik patut di selediki ulang dengan seksama, dan hati-hati, kenapa?
Karena saat ini situasi politik sedang tidak stabil, dan apabila sedikit saja kita terprovokasi maka akan terjadi kisruh, sikapi dengan bijaksana dan lebih mendalam, kedepankan sikap dewasa agar selalu damai negriku, dan saya berdoa untuk itu _.

- Apa motif publikasi movie Sexy Killer?
Jawab versi sendiri : Entah sebenarnya motif dibalik full movie Sexy Killer namun menurut pandangan saya, pempublikasi hanya menampilkan data sejauh apa yang pempublikasi ketahui, entah sumber itu darimana, tetapi intinya informasi yang disajikan dalam movie, jangan kita jadikan sebuah acuan mendasar, cukup jadikan referensi sebagai pengetahuan yang belum di hipotesiskan, sehingga kesimpulanya data tersebut masih harus diteliti dan dicermati.

- Efek sebelum pilpres
Jawab versi sendiri : menurut saya efeknya tidak begitu signifikan tetapi, kemungkinan 5%-10% mempengaruhi antusias pemilu, artinya maksud saya mempengaruhi pikiran agar berada dalam kubu netral, karena sajian data yang membawa kedua kubu calon capres-cawapres.

- Efek paska pemilu
Jawab versi sendiri : menurut saya, efeknya cukup besar 20-30% orang akan bertanya, maksud saya mempertanyakan kebenaran full movie Sexy Killer.

Maka dari itu saya buat postingan ini, berharap agar semua pihak tetap dalam keadaan tenang, dan jangan terprovokasi, kebenaran data mungkin tidak seutuhnya benar, tetapi juga mungkin benar, kita doakan saja bahwa negeri tercinta kita Indonesia mudah-mudahan selalu dalam keadaan baik, damai, tentram dan bersatu padu membangun, mensejahterakan dan memajukan bersama. Amin

© If you want to copy Article, please provide the source

0 comments:

Post a comment

Silahkan berkomentar jika sempat, klik notify me/beritahu saya, agar ketika saya balas, ada pemberitahuan.
• Baru Mei 2015.
- No URL Promosi (except Open ID)
- No Live Link
- No Sara
- No Spamming

Posting Terbaru