Home » » Merawat Baterai Android Tanpa Aplikasi

Merawat Baterai Android Tanpa Aplikasi

Baterai salah satu bagian penting bagi device, tanpanya tidak ada daya untuk menghidupkan suatu device.
Android dikatakan sebagai telepon pintar, untuk itu kinerja yang dihasilkan menuntut penggunaan baterai yang lebih boros ketimbang telepon selular versi jadul (jaman dulu). Ada banyak pihak developer/pengembang aplikasi yang digadang-gadang mampu membuat baterai menjadi awet.
Tidak sepenuhnya mengada-ada memang, karena biasanya cara kerja aplikasi penghemat baterai memiliki sistem Sleep Akses. Apa itu ? jadi ketika perangkat mode sleep maka jaringan data akan otomatis off, tetapi ketika wake up/terbangun kembali maka data otomatis pula hidup, serentak data background seperti WhatsApp, email, bbm, Line yang tersingkronisasi, didatangi pesan baru, biasanya diikuti oleh kenaikan suhu pada device.

Merawat baterai android

Tetapi tidak hanya seperti diatas kinerjanya, masih banyak lagi sistem untuk menghemat baterai, tergantung layanan yang ditawarkan dari aplikasi yang terinstall. Untuk itu disini kita akan bahas mengenai cara merawat baterai agar awet, tanpa aplikasi. Cara yang akan saya bahas, tidak tahu juga apakah sudah ada yang posting atau belum.
Saya akan berbagi pengalaman saja perawatan baterai yang saya lakukan tanpa aplikasi apapun, dan memang terasa awetnya.
  • Ketika Charge/ngecas/isi daya gunakan selalu official charger.
  • Jangan memainkan android ketika persentase baterai lemah (kondisi charge perangkat dimainkan) tetapi apabila dirasa baterai memang sudah sedikit terisi beralih satatus dari lemah menjadi sedang, tidak apa, bagusnya memang ketika perangkat diisi daya jangan dimainkan.
  • Lakukan rutinitas Minimal 3 kali sehari reboot. 
  • Jangan terlalu sering mematikan Android langsung cabut baterai tanpa power off terlebih dahulu.
  • Jangan terlalu sering membiarkan kondisi baterai hingga benar-benar habis.
  • Jangan terlalu sering charge, (sedikit-sedikit isi daya) contoh persentase baterai masih 50% lalu anda charge baru 60% lepas, melakukan lagi charge lebih tepatnya berulang-ulang.
  • Ketika melakukan charge apabila terindikasi baterai sudah full sebaiknya langsung cabut saja dari charger, memang sudah terdapat otomatisnya kebanyakan, tetapi alangkah baiknya mencegah daripada mengobati.

© If you want to copy Article, please provide the source

2 comments:

Silahkan berkomentar jika sempat, klik notify me/beritahu saya, agar ketika saya balas, ada pemberitahuan.
• Baru Mei 2015.
- No URL Promosi (except Open ID)
- No Live Link
- No Sara
- No Spamming

Posting Terbaru